Showing posts with label modem lain. Show all posts
Showing posts with label modem lain. Show all posts

Sunday, February 3, 2013

Cara Flash Software Modem Comtech CDM600

- 0 comments

modem
Ngga ada niat lain, kecuali sharing.... semoga jadi amal jariah untuk nanti.
Saya pernah mengalami kondisi modem CDM600 pada saat akan melakukan BER-test link baru signaling 1-E1 nya tidak bisa dapat tembus. Pada saat itu saya masih bekerja di sebuah perusahaan jasa VSAT di kantor perwakilan Balikpapan. Kebetulan posisi saya ada di HUB link. Link ini adalah Telkomsel TTC Manado - BTS Sanana, berkisar bulan November 2005. Pada seluruh indikasi parameter sudah sesuai, baik TX maupun RX, namun link masih belum berfungsi dengan baik. Hal ini apabila dilanjutkan dengan tahap integrasi maka dapat disimpulkan BTS tidak akan segera bisa naik / up.
Saat saya melakukan test loop IF software, modem tidak bisa Receive. Namun apabila loop IF dilakukan manual ( dengan menyamakan Freq.RX dengan Freq.TX, dan memasang kabel loop BNC pada konektor IF TX dan RX ) maka kondisi modem normal. Jadi kami simpulkan pada saat itu modem disisi Manado yang bermasalah, dan sepertinya masalah ada disisi software modem. Segera kami informasikan ke kantor pusat Jakarta, namun Modem baru bisa tiba besok sore. Karena urgent untuk segera diintegrasikan dan atas masukan dari beberapa rekan senior, maka kami coba dulu untuk melakukan flashing software modem tersebut sambil menunggu modem pengganti tiba di Manado.
Saat kami cek sebelum proses flasing, versi awal software modem adalah V160. Kemudian kami melakukan flashing dengan versi V160 juga. Durasi proses flasing berkisar 30 menitan. Setelah proses Flashing selesai, konfigurasi modem kembali ke "default" atau konfig keluaran pabrik. Setelah saya konfig modem sesuai dengan parameter link, akhirnya BER-test dapat dilakukan dan permasalahan diatas telah dapat ditangani. 
 Mungkin cara ini bisa membantu rekan-rekan apabila menemui kerewelan dalam mengoperasikan modem CDM600, jadi sebelum dikembalikan atau di service ke Vendor bisa dicoba terlebih dahulu. Apalagi yang rusak modem disisi Remote.
Berikut langkah-langkah untuk melakukan Flashing software modem Comtech CDM600 :
- Modem diupgrade posisi local, tidak bisa di Flashing jarak jauh karena via port COM.
- Koneksi modem ke ODU atau ke SSPA ( kabel IF ) harus dilepas, karena akan ada perubahan konfigurasi pada saat proses berlangsung atau telah selesai flashing. Dikwatirkan modem akan mengaktifkan TX pada freq. yang bukan operasionalnya.
- Fitur (Fast key) tidak hilang bila di Flashing.
- Kita harus memiliki fasilitas port COM pada komputer atau notebook, untuk menjalankan aplikasi dan mentrasfer file data base flashing. Pada notebook P3 biasanya fasilitas COM masih tersedia, namun pada notebook yang lebih baru agak jarang. Maka kita harus membeli converter USB to COM. Setelah port COM kita aktifkan, coba kita cek pada menu DEVICE MANAGER - Ports ( COM & LPT ) di control panel, pastikan posisi port COM tadi ditempatkan sebagai COM1 atau COM2, dst. Karena pada saat mengaktifkan aplikasi flashing , kita harus mengeset arah port COM di menu aplikasi sesuai dengan port COM yang dimiliki oleh komputer / notebook kita.
comtecth
- Kita perlu mencatat / backup seluruh parameter yang berjalan di modem tersebut, karena setelah proses flashing selesai konfigurasi akan terhapus dan kembali ke setingan pabrik.

- Perlu disiapkan backup power listrik, contohnya UPS, jaga-jaga apabila terjadi listrik padam pada saat proses sedang berlangsung. Ada kemungkinan modem akan rusak apabila terjadi hal ini.
- Cek versi software modem, ini penting agar kita dapat memilih versi yang sama dengan data base yang akan kita Download  nanti. Saya pernah beberapa kali mencoba untuk mengganti versi data base ini berbeda dengan yang dimodem, terkadang ada alarm pada saat proses flashing selesai dilakukan. Untuk dapat mengecek versi modem yang dimaksud pada saat kita hidupkan modem, maka akan ditampilan setelah proses booting.
- Download aplikasi dan data base flashing untuk modem Comtech CDM600 di http://www.comtechefdata.com/flashupgrades/modems/600_L.asp  sesuai dengan versi modem. Dalam test ini kami menggunakan versi 2.2.6. File yang didownload dalam bentuk compress dan tempatkan di directory C:\Flash, lalu extrac keseluruhan file yang didownload tadi didalam directory tersebut.

- Siapkan / buat kabel data konsole yang akan kita gunakan untuk komunikasi antara notebook / komputer ke modem CDM600 yang akan kita flashing. Untuk membuat kabel data tersebut kita membutuhkan 2 buah konektor DB9 Female ( cewe ) dan kabel bekas telepon 2 peer ( isi 4 buah kabel ) dengan panjang kurang lebih  1 sd 2 meter. 
Berikut koneksi pin-nya:

DB9 Female (PC/NoteBook )                      DB9 Female ( Modem CDM600 )
                           2            <------------------------>    2
                           3            <------------------------>    3
                           5            <------------------------>    5
             Ground/Body    <----------------------->     Ground/Body
Untuk pin 1,4,6,7,8 dan 9 tidak digunakan.
- Modem CDM600 dalam kondisi mati ( OFF ), koneksikan kedua DB9 Female kabel data konsole tadi ke port P4B ( Remote Control ) pada modem dan port COM pada komputer.
- Masuk ke directory dimana file Flashing yang telah didownload dan diextrac ( contoh C:\Flashing ) , kemudian klik file eksekusi yang bernama Flash600_XX , maka akan muncul menu CDM600 Flash Upload , arahkan pada COM ( COM1 atau COM2 dst ) yang aktif di komputer kita pada menu select port com. Dan seting Baud Rate pada 38400. Lalu tekan menu Software Upload.

- Pada menu berikutnya pilih menu Choose File.

- Arahkan Directory ke tempat file Flashing kita simpan ( contoh: C:\Flash ). Pilih file data base flashing, file biasanya berakhiran .CC. Lalu tekan tombol OK.

- Maka akan muncul menu dibawah ini :

Kondisi modem masih OFF, tekan tombol Start Upload, kemudian hidupkan modem. Maka apabila tidak ada kendala yang lain, automatis proses flashing akan berjalan seperti dibawah ini:

Selama proses flashing berlangsung modem atau komputer tidak boleh mati. Dan kabel data konsole jangan sampai goyang. Tunggu sampai proses transfer data selesai hingga 100% ( kurang lebih 30 menit, yah ngopi dulu yaaa....:P ). Setelah proses selesai, maka modem akan restart dengan sendirinya. Saat booting modem akan mengecek apakah file data base yang dimasukan sesuai dengan perangkat hardware yang terdapat di modem tersebut.

Kemudian restart power modem, dan masukan konfigurasi yang telah dicatat sebelumnya. Kini modem telah siap digunakan. Apabila dengan cara diatas belum mendapatkan hasil, coba Flashing kembali dalam 2 tahap, yaitu Flashing dengan versi yang lebih rendah. Setelah sukses, kemudian flasing kembali dengan versi yang sama sebelumnya.
[Continue reading...]

Thursday, January 31, 2013

Penemu Pertama Modem Internet

- 0 comments
 Halo Kawan -Kawan ,
Bagaiman Kabarnya..Tentunya tetap semangat ya.Anda Tahu dengan Penemu Modem dan arti istilah Modem itu apa ?
Kita akan bahas tahap demi tahap ya,silahkan baca sampai selesai .
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Dennis Hayes lahir pada tahun 1950 adalah dia pendiri dari perusahaan Microcomputer Hayes, yang lebih dikenal sebagai perusahaan pembuat modem kemudian telah digunakan di sebagian besar modem yang diproduksi hingga hari ini. Dia meninggalkan Georgia Institute of Technology di pertengahan 1970-an untuk bekerja di sebuah perusahaan komunikasi, National Data Corporation di Atlanta, sebuah perusahaan yang menangani transfer uang elektronik dan otorisasi kartu kredit. Pekerjaan Hayes 'adalah untuk mengatur koneksi modem untuk pelanggan NDC itu. Dia bertemu Dale Heatherington di Perusahaan Data Corporation Nasional.
Bersama-sama mereka mengembangkan dan memasarkan modem berkualitas tinggi untuk PC pertama IBM, dan membangun perusahaan bernama Hayes Communication. Sementara Heatherington meninggalkan perusahaan untuk pensiun dini, Hayes menjalankan perusahaan sampai bangkrut pada tahun 1998. Dennis C. Hayes menemukan modem untuk komputer personal (PC) pada tahun 1977, yang hasilnya mampu mendirikan teknologi paling penting yang membuat dunia sekarang ini bisa menjadi selalu online, serta membangkitkan industri internet menjadi tumbuh berkembang. Ia pertama kali menjual produk modem bernama Hayes kepada par penggemar komputer di bulan April 1977, dan kemudian mendirikan perusahaan D.C. Hayes Associates, Inc., yang belakangan terkenal dengan nama Hayes Corp., pada Januari 1978. Kualitas dan inovasi dari produk Hayes dihasilkan dalam peningkatan kinerja dan pengurangan biaya sehingga mampu memimpin industri dalam Transisi dari modem leased line ke intelligent dial-up modem untuk PC.
Pada saat ia memulai perusahaannya, Hayes telah berpengalaman lebih dari 10 tahun bekerja dengan sistem komputer mulai dari yang besar hingga yang kecil, telekomunikasi, pengembangan produk manufacturing dan elektronika. Selama mengikuti kuliah di Institut Teknologi Georgia, Hayes berpartisipasi dalam program co-operation yang bekerja untuk AT&T Long Lines. Kemudian ia bergabung dengan Financial Data Services dimana ia bekerja pada sistem dengan mikroprosesor 4-bit pertama. Setelah menyelesaikan studinya di Institut Teknologi Georgia, Hayes kemudian bekerja untuk National Data Corporation, dimana ia mengembangkan sistem berbasis mikrokomputer agar bisa terhubung ke jaringan. Hayes selanjutnya mengikuti kuliah di School of Management and Strategic Studies di Western Behavior Science Institute.
Perusahaan D.C. Hayes Associates bermula didirikan di rumah Hayes, dimana ia memulainya dengan investasi sebesar $5.000; dan kemudian melejit menjadi perusahaan yang memimpin didunia industri TI. Produk pertamanya adalah modem board untuk bus s-100 dan kemudian untuk komputer Apple II. Memecahkan masalah antar-muka (interface) sehingga memungkinkan komputer-komputer menggunakan sebuah port serial standar untuk mengendalikan fungsi-fungsi modem melalui perangkat lunak, ia menemukan command set untuk Hayes Standard AT yang pertama kali diperkenalkan untuk modem PC di bulan Juni 1981.
Selanjutnya produk Hayes, SmartModem dengan cepat menjadi standar yang dengan kompatibilitas modem telah diukur dengan seksama, sehingga perusahaan kemudian mulai berkembang dengan cepat. Selama lebih dari 20 tahun menjabat sebagai Chairman di Hayes Corp., ia memimpin perusahaannya sebagai seorang visioner yang melihat kesempatan emas untuk mengembangkan alat komunikasi PC dan virtual workplace. Setelah dengan sukses mengarahkan perusahaan melakukan sebuah merger, yang akhirnya menghasilkan sebuah perusahaan baru yang memiliki kebijakan menjadi perusahaan publik dari Hayes Corporation menjadi Dennis C., Hayes kemudian memutuskan untuk pension sebagai Chairman pada akhir tahun 1998, untuk kemudian melanjutkan ketertarikannya pada industri yang lain, diantaranya pad Association of Online Professionals.
Di Spartanburg, South Carolina, Hayes juga aktif dalam komunitas sosial asisoasi industri lain. Ia pernah menjabat sebagai pendiri dan salah-satu ketua Public Policy Committee of CompTIA, The Computing Technology Industry Association, Founding Chairman dari Georgia High Tech Alliance, dan mendirikan Board Member of the Georgia Center for Advanced Telecommunication Technology. Hayes adalah salah satu dari 4 orang yang termasuk dalam Georgia’s Technology Hall of Fame. Ia sekarang masih menjabat sebagai Chairman di Association of Online Professionals, yang merger dengan US Internet Industry Association.
[Continue reading...]
 
Copyright © . Tutorial VSAT, Parabola TV dan Teknologi Informatika - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger